Dipinjami Lahan oleh PTPN VIII, Pemkab Bandung Bangun RSUD-Puskesmas

Dipinjami Lahan oleh PTPN VIII, Pemkab Bandung Bangun RSUD-Puskesmas

Jakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung bersama PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII) melakukan kesepakatan bersama pinjam pakai lahan milik PTPN VIII. Lahan tersebut nantinya akan digunakan sebagai sarana kesehatan, antara lain untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kertasari, Puskesmas di Pangalengan dan Poskesdes di Rancabali.

Adapun penandatanganan kesepakatan bersama dilaksanakan antara Bupati Bandung HM Dadang Supriatna dengan Direktur PTPN Didik Prasetyo di Rumah Jabatan Bupati Bandung di Soreang, Rabu (2/3) kemarin. Kegiatan tersebut disaksikan oleh jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Bandung serta jajaran PTPN VIII.

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna mengatakan sebelumnya sempat terjadi perdebatan terkait pemanfaatan lahan milik PTPM VIII. Namun akhirnya pihak Pemkab Bandung maupun PTPN VIII sepakat untuk menggunakan lahan sebagai sarana peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita ketemu dengan Pak Direktur PTPN VIII Didik Prasetyo, yang sudah mengeluarkan keputusan yang diinginkan semuanya. Hari ini sudah terjadi kesepakatan antara PTPN VIII dengan Pemda Kabupaten Bandung mengenai lokasi yang akan dibuatkan sarana kesehatan,” ujar Dadang dalam keterangan tertulis, Kamis (3/3/2022).

Lebih lanjut dia merinci sejumlah poin penting yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. Pertama, pinjam pakai lahan seluas 20.000 meter persegi di Kecamatan Kertasari akan dipakai untuk lokasi pembangunan RSUD Kertasari. Selanjutnya ketiga lokasi lain akan dipakai untuk Puskesmas dan Poskesdes di Kecamatan Pangalengan dan Rancabali.

“Tentu hal ini langah-langkah strategis yang akan dilakukan oleh kita, setelah ada perjanjian kerjasama ini. Maka tidak ada hambatan untuk pembangunan rumah sakit, puskesmas, dan poskesdes,” tuturnya.

 

Pria yang akrab disapa Kang DS ini berharap adanya kerja sama menjadi awal yang baik untuk kepentingan masyarakat atau kepentingan umum.

“InsyaAllah ke depannya, kita akan bangun komunikasi yang lebih baik lagi dengan PTPN VIII. Kita akan mengarah ke langkah-langkah strategis, apalagi daerah Ciwidey dan Pangalengan itu merupakan proyek nasional dalam hal destinasi wisata. Kita support, kita dukung pelaksanaannya nanti ke depan. Kita jalin komunikasi yang lebih baik lagi, sesuai dengan visi Kabupaten Bandung Bedas,” terangnya.

Dikatakan Kang Dadan DS, mulai bulan Maret akan dilaksanakan tender, serta pembangunan dilaksanakan paling lambat di bulan Juni tahun ini.

“InsyaAllah tidak akan loncat ke anggaran 2023. Saya upayakan, saya optimalkan karena masyarakat sangat butuh sarana rumah sakit untuk pelayanan kesehatan dan sarana umum lainnya,” katanya.

Menurutnya, alasan dibangun RSUD Kertasari akibat tingginya tingkat kematian ibu hamil. Hal ini karena jarak rumah sakit yang jauh dengan rumah warga.

“Baru-baru ini ada dua warga Kertasari yang meninggal dunia, karena melahirkan di jalan dan dua jam kemudian meninggal. Kemudian ada warga lainnya yang dirawat di rumah sakit, dua jam kemudian meninggal dunia. Dengan adanya RSUD Kertasari diharapkan bisa mengurangi angka kematian,” katanya.

Sementara itu, Direktur PTPN VIII Didik Prasetyo menyambut baik pertemuan antara Bupati Bandung dan jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Bandung dengan PTPN VIII.

“Mudah-mudahan momentum hari ini, menjadikan hubungan PTPN VIII dengan Pemkab Bandung jauh lebih baik lagi. Sebelumnya, memang sudah baik,” ungkap Didik.

“Intinya, PTPN VIII siap mendukung kebijakan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Bandung,” imbuhnya.

Ia mengatakan lahan yang digunakan untuk pembangunan RSUD Kertasari seluas 2 hektare, sementara lahan untuk puskesmas dan poskesdes sekitar 1000 meter persegi.

“Intinya kami dukung, sambil menunggu mekanisme korporasi yang harus kami lakukan. Kita tempuh dengan pinjam pakai. Kita siap mendukung,” tandasnya.

 

Sumber berita
https://www.detik.com/jabar/berita/d-5966691/dipinjami-lahan-oleh-ptpn-viii-pemkab-bandung-bangun-rsud-puskesmas.

 

 

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *