Author - AdminPTPN8

”Mesin Waktu” Warga Serpong

Pembangunan kota seringkali menggusur tempat-tempat yang menjadi manifestasi memori tempo dulu. Dengan “mesin waktu”, warga Serpong bisa sejenak menghidupkan sensasi masa lalu. Pembangunan kota sering kali menggusur tempat-tempat yang menjadi manifestasi memori tempo dulu. Membandingkan kini dengan dulu tak pelak memunculkan rasa rindu. Beruntung bagi warga Serpong, Tangerang Selatan, kini ada sebuah ”mesin waktu” yang sejenak bisa menghidupkan sensasi masa lalu. ”Mesin Waktu” itu bernama komunitas Wajah Serpong Tempo Doeloe (WSTD). Melalui media sosial (Facebook, Instagram, Youtube, dan Twitter) komunitas ini...

Read more...

Garut-Damyang Korsel Jajaki Kerjasama Komoditas Unggulan Pertanian

INILAH, Garut - Sebagai upaya menjajaki kerjasama pengembangan perbenihan dan pemasaran komoditas unggulan pertanian, Bupati Garut Rudy Gunawan menerima kunjungan Bupati Damyang Korea Selatan Hyung Sik Choi. Rombongan dari Negeri Ginseng itu berkunjung ke rumah dinas bupati di Pamengkang Pendopo Garut, Kamis (3/10/2019). Komoditas pertanian yang akan dikerjasamakan antara lain kentang, strawberry, bawang putih, dan tomat. Rudy menyebutkan, kedatangan Bupati Hung Sik Choi beserta rombongan merupakan balasan berkaitan program Pemerintah Pusat menyangkut kerjasama Pemerintah Indonesia dengan Korea Selatan secara nasional. “Kerjasama ini...

Read more...

3 Dosen FSH UIN SGD Bandung Inisiasi Desa Wisata Halal Indragiri

Ketua DPRD Kabupaten Bandung H Sugianto Saat Hadir Dalam Workshop Wisata Halal di Aula Kantor PTPN VIII Rancabali Kabupaten Bandung Klikwarta.com, Bandung - Ketua DPRD Kabupaten Bandung H Sugianto, S.Ag, M.Si menyatakan dukungannnya atas pembentukan Desa Wisata Halal di kawasan Indragiri Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung. Salah satu bentuk dukungan itu adalah dengan memasukkan mata anggaran dalam APBD Tahun Anggaran 2020, khusus untuk penataan dan pengembangan Desa Wisata Halal. “Selain dari Dana Desa dan Alokasi Dana Desa, insya-Allah kita prioritaskan dana dari APBD Kabupaten...

Read more...

Bagaimana Kopi PTPN VIII Bisa Melewati Prosedur?

Klikanggran.com, BANDUNG–PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII) telah menetapkan standar operasional prosedur (SOP) pengolahan kopi arabika melalui Keputusan Direksi Nomor KEP/II.2/436NIII/2016. SOP tersebut mengatur mengenai proses sortasi buah, pengupasan kulit cherry, fermentasi, pencucian, penirisan, pengeringan, pengepakan dan penyimpanan HS (hulling) dan sortasi biji kering (green bean), serta pengiriman. Berdasarkan informasi yang diperoleh klikanggaran dapat diketahui bahwa, pengolahan biji kopi di empat kebun belum sepenuhnya sesuai dengan SOP. Menurut informasi yang diperoleh Klikanggaran.com, hasil observasi dan keterangan yang diperoleh dari Administratur dan...

Read more...

19.000 Ha Lahan Teh Berpotensi Diremajakan

Pekerja memetik pucuk daun teh menggunakan mesin petik di lahan PT. Perkebunan Nusantara VI (PTPN VI), Kersik Tuo, Kayu Aro, Kerinci, Jambi, Rabu (20/5). - Antara/Wahdi Septiawan Bisnis.com, JAKARTA Sekitar 19.115 hektare (ha) tanaman teh dalam kondisi rusak atau tak menghasilkan berpotensi menjadi target peremajaan dalam program BUN500. Luas area tanaman teh yang rusak tersebut mencakup 16,87 persen dari total perkebunan teh yang tercatat mencapai 113.307 ha pada 2017. Direktur Jenderal Perkebunan Kasdi Subagyono mengemukakan tanaman teh bakal menjadi salah satu komoditas...

Read more...

Pemkab Bandung Dorong Pengembangan Ekowisata

INILAH, Bandung - Sesuai dengan intruksi Menteri Pariwisata Arief Yahya, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bandung akan segera membentuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk pengembangan destinasi wisata berbasis lingkungan. Dari 12 titik yang diajukan, beberapa lokasi ekowisata itu berada di kawasan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII.  Bupati Bandung Dadang M Naser mengatakan, indikator keberhasilan pariwisata suatu daerah dapat diukur dari meningkatnya jumlah wisatawan. Hal ini dapat menjadi salah satu pemicu pengembangan ekonomi daerah tersebut.  "Dengan adanya dukungan dari Menpar juga kerjasama dengan PTPN...

Read more...

Unipa Surabaya Sukses Gelar Semnas Biologi Pertama

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Program Studi Biologi Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya sukses menggelar Seminar Nasional Biologi pertama yang bertajuk "Jalur Baru Biosains Menuju Kesejahteraan Masyarakat". Acara tersebut dibuka oleh Rektor Unipa Surabaya Drs Djoko Adi Walujo ST MM DBA di Gedung Soelaiman Joesoef Kampus II Dukuh Menanggal, Jumat (30/8). Dalam seminar tersebut menghadirkan tiga narasumber yaitu Dr Ir Wahyu Direktur PTPN VIII, Dra Listiatie Budi Utami M.Sc Ketua Program Studi Biologi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, dan Dr Dra Sukarjati MKes...

Read more...

Menanti Tuah Pantun Jawara Demi Jabar Juara

BANDUNG, suaramerdeka.com - Belakangan, jurus-jurus berupa untaian pantun ramai dilontarkan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dalam serangkaian kegiatannya. Ucapan "Cakep" pun kerap terdengar. Suasana seketika mendadak hangat. Tak jarang, applaus berkumandang. Tentu saja, pantun itu tak sembarang pantun. Ada muatan yang ingin disampaikan. Apalagi kalau bukan program-program yang dituangkan guna menyelaraskannya dengan sesanti "Jabar Juara Lahir Batin". Setidaknya, ini serius tapi santai. Salah satu pantun yang sempat dilontarkan Ridwan Kamil adalah, "Ketemu Mojang Kacida Geulisna, Eh Ternyata Sudah Bersuami. Pembangunan Infrastruktur Harus Paripurna,...

Read more...

Awali Pagi Dengan Secangkir Teh dan Dapatkan 5 Manfaat Sehat Ini

Jakarta - Selain kopi, teh banyak dipilih orang di dunia untuk mengawali hari. Selain beraroma harum dengan rasa khas, teh juga punya khasiat sehat. Di Indonesia teh yang populer adalah jenis teh hitam atau black tea. Teh hitam bisa berupa teh daun dan teh kantong atau teh celup. Teh yang berasal dari tanaman Camilia sinensis ini sejak ratusan tahun silam dipercaya berkhasiat sehat. ' Teh yang berasal dari tumbuhan Camelllia sinensis mengandung antioksidan yang dikenal sebagai catechins, yang terpenting epigallocatechin gallate...

Read more...

Geliat Teh Hitam Perkebunan Kertasari Menjelajah hingga ke Rusia

Liputan6.com, Jakarta - Jarum jam menunjukkan pada angka lima pagi. Kompleks perkebunan teh Kertasari masih terasa sunyi. Sesekali tampak ada orang berjalan menggunakan sarung di pinggir jalan. Memasuki Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, kabut tipis menyeruak. Sejauh mata memandang, perkebunan teh ini bagaikan hamparan permadani hijau. Suasana gelap gulita perlahan mulai berganti terang seiring matahari menyinari bumi. Beberapa warga pun tampak mulai bergegas menuju perkebunan. Kamis (18/7/2019) pagi, suhu dingin menyelimuti kawasan dataran tinggi Kertasari. Bahkan, suhunya lebih dingin dari biasanya. Salah satu aktivitas warga yang kami...

Read more...